Ilmu dan Teknologi Pangan IPB

qyb1n5oj5nbbk7arjcnv

 

Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan Institut Pertanian Bogor (IPB) merupakan salah satu departemen pionir dari departemen sejenisnya di Indonesia. Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan (ITP) berdiri sejak tahun 1964 dibawah naungan Fakultas Teknologi Pertanian (Fateta). Departemen ini bergerak di bidang ilmu pangan dan teknologi pangan, terutama kimia pangan, mikrobiologi pangan, teknik proses pangan, analisis pangan, dan kualitas dan keamanan pangan.

Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan IPB terdiri dari S1 Sarjana Teknologi Pangan, S2 Teknologi Pangan, S2 Ilmu Pangan, dan S3 program Ilmu Pangan. Mahasiswa sarjana dan pascasarjana ITP IPB berasal dari hampir seluruh provinsi di Indonesia. Program Studi Teknologi Pangan berperan dalam menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi dalam menghasilkan pangan olahan bernilai tambah yang aman dan bermutu pada skala industri. Lulusannya dipersiapkan untuk bekerja di sepanjang rantai pangan pada posisi-posisi strategis, terutama di industri pangan.

Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan IPB memiliki jaringan yang kuat dengan instansi pemerintah seperti Kementerian Pertanian, Kementerian Perindustrian, Badan POM, dan pemerintah daerah serta industri pangan. Jejaring yang dibangun di antaranya untuk pelaksanaan penelitian tugas akhir mahasiswa, magang, dan kerjasama penelitian yang melibatkan mahasiswa Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan. Selain itu, Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan IPB memperkuat jaringan kerjasama dengan berbagai himpunan profesi di Indonesia dan memiliki jejaring internasional dalam penyelenggaraan pendidikan dan penelitian di beberapa universitas di Thailand, Malaysia, Vietnam, Singapura, Amerika Serikat, Austria, Australia, dan Jepang.

Sejak tahun 2001, Program Sarjana Teknologi Pangan IPB telah mengadopsi kurikulum ilmu pangan yang direkomendasikan oleh Institute of Food Technologists (IFT), sebuah badan kualifikasi independen untuk ahli pangan yang berbasis di Amerika Serikat. Pada tanggal 21 Juli 2010, IFT Higher Education Review Board (HERB) menyetujui bahwa program sarjana Teknologi Pangan IPB memenuhi Standar Pendidikan Tingkat Sarjana IFT  dalam bidang Ilmu Pangan. Program Sarjana Teknologi Pangan IPB menjadi program pertama di luar Amerika Utara yang disetujui oleh IFT. Pada tahun 2013, Program Sarjana Teknologi Pangan IPB  juga telah mendapat pengakuan internasional dari International Union of Ilmu dan Teknologi Pangan (IUFoST). Program Sarjana Teknologi Pangan IPB telah memperoleh status Akreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional (BAN) skor penilaian sangat tinggi, yaitu 390 (dari skor maksimum 400). Skor akreditasi ini salah satu yang tertinggi di Indonesia. Hal ini menunjukkan program pendidikan di Program Studi Teknologi Pangan dinilai sangat baik.